Pengembangan Kurikulum S1 TE

S1 Teknik Elektro Unnes akan mulai menerima mahasiswa baru sebanyak 40 mahasiswa mulai tahun ajaran 2017/2018. S1 TE Unnes memfokuskan diri pada pemanfaatan pengembangan dan pemanfaatan energi bersih. Walaupun demikian mahasiswa mempunyai fleksibilitas yang tinggi untuk menekuni bidang lain seperti bidang instrumentasi dan kendali, elektronika dan telekomunikasi serta bidang informatika dan komputer seperti dijelaskan Ketua Jurusan Teknik Elektro Dr. Ing. Dhidik Prastiyanto, ST MT.
Pengembangan kurikulum S1 TE memperhatikan kebutuhan dari stakeholder dengan menjaring masukan salah satunya melalui acara workshop pengembangan kurikulum yang dihadiri oleh narasumber dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Gigih Udi Atmo PhD. Dr Gigih menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja dibidang energi terbarukan sangat menjanjikan mengingat Indonesia mempunyai target 25 persen kebutuhan energi nasional tahun 2025 harus dipenuhi dari sumber energi baru dan terbarukan.
Untuk menjaring masukan, S1 TE unnes juga mengundang dosen senior dari Institut Tehnologi Bandung, Ir. Arief Syaichu Rahman, M.Eng.Sc, PhD yang pernah menjabat sebagai kaprodi s1 Teknik Elektro ITB dan ketua Forum Teknik Elektro Indonesia. Dr. Arief memberi masukan bahwa S1 Teknik Elektro UNNES harus mempunyai fundamental keilmuan yang kuat seperti telah direkomendasikan oleh Fortei dan ABET.
Koordinator Program Studi S1 TE Unnes Dr. Subiyanto dan tim pengembang kurikulum tengah menggodok kurikulum sehingga diharapkan inti keilmuan dari teknik elektro dapat diajarkan dan memiliki keunggulan untuk bersaing ditingkat global sesuai dengan visi Unnes untuk sebagai Universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.