Program IbM Kelompok Usaha Pembuatan Donat Kentang di Kota Semarang

Telah dilaksanakan pengabdian dan penyerahan alat pada tanggal 10 Agustus 2017 ke UKM Donat Kentang cap Bu Jumiati yang berlokasi di Karanglo RW 4 RT 5 Kelurahan Pedurungan Semarang. Alat yang diserahkan berupa 1 set alat pengaduk adonan kentang yang terbuat dari bahan stailessteel dengan kapasitas maksimum 2 Kg sekali pencampuran adonan donat kentang. Penyerahan alat sekaligus dengan penyuluhan tentang pembuatan donat kentang yang baik. Pengabdian ini dilaksanakan oleh Ir. Ulfah Mediaty Arief, MT, Dra. Dyah Nurani Setyaningsih, M.kes. dan  Drs. Sugeng Purbawanto, M.T. (Dosen Universitas Negeri Semarang).

Donat merupakan suatu jenis olahan bahan makanan yang terbuat dari bahan dasar terigu dan bentuknya bulat, olahan makanan ini sangat dikenal dimasyarakat baik untuk dikomsumsi anak-anak maupun dewasa. Salah satu kreatifitas dalam mengolah donat yang bahan dasarnya dari terigu dapat dikembangkan pengolahannya dengan menggunakan bahan dasar kentang. Donat Kentang bukan hanya dijual di toko-toko tetapi juga banyak dijual di
rumahan (UKM). Tempat penjualan tersebut juga mencerminkan segmen pasar Donat Kentang. Donat Kentang yang dijual di toko harganya relatif mahal (di atas Rp 3000,-/per buah), untuk kalangan menegah ke atas, dibuat dengan cara lebih modern. Sementara Donat Kentang yang dijual di rumahan umumnya harganya relatif murah (±Rp 1.000,-/per buah), dan untuk kalangan menengah ke bawah, dan umumnya dibuat dengan peralatan sederhana.

Kapasitas produksi tiap UKM cukup variatif yaitu antara 100-150 biji/hari, jika dikemas setiap kemasannya berisi 10 buah Donat Kentang. Perbedaan kapasitas tersebut disebabkan oleh beberapa aspek permasalahan seperti aspek produksi, teknologi yang dipakai, kualitas produk, kemasan, manajemen pemasaran. Pada pelaksanaan program IbM ini akan memberikan solusi permasalahan yang ada, yaitu meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas produk donat kentang dengan memberikan alat pencampur adonan yang otomatis. Metode atau tahapan yang dilakukan pada kegiatan IbM ini adalah melakukan sosialisasi ke UKM , mengumpulkan dan menganalisa data yang diperlukan untuk alat mekanisasi yang akan dirancang sesuai kebutuhan UKM , dan melakukan uji coba peralatan yang akan diberikan.

2017-11-26_135540

Gambar 1. Alat Mekanisasi/Pengaduk Adonan donat Kentang

Alat mekanisasi ini membutuhkan daya listrik 450 watt yang sesuai data kebutuhan UKM tersebut. Alat ini mampu mengaduk adonan donat kentang sebanyak 2 kg sekali proses pengadukan dan waktu yang dibutuhkan selama 20 menit. Adanya alat pengaduk ini maka UKM dapat meningkatkan kapasitas produksinya dari 4 kg sehari menjadi 15 kg dan hasil kualitas produk adonan donat kentang lebih homogen, tekstur yang lembut dan higienisitas.

2017-11-26_135828

Gambar 2. Proses Pembuatan Donat Kentang dengan alat mekanisasi/pengaduk

2017-11-26_135839

Gambar 3. Memberikan penyuluhan tentang bagaimana membuat donat kentang yang baik.

Penyerahan alat ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Bu Jumiati dengan harga modal donat kentang Rp. 1.700,- dan dijual seharga Rp. 2.500,- yang perharinya mendapatkan keuntungan sekitar Rp. 200.000,-